Sabtu, 01 Juni 2013

DUA PULUH TUJUH




Orang-orang di sekeliling berusaha menanam banyak hal di gurun pasir tandus itu. Tak ada yang berhasil tumbuh. Berbagai macam makhluk lewat, hanya lewat, gurun pasir bukanlah tujuan. Barang kali hanya orang-orang yang menyukai kesendirian yang menyukai gurun pasir tandus. Dia seperti bagian planet asing yang tak subur, yang dipasangkan ke bumi yang (konon) paling hidup di antara planet-planet lain.

Tak ada air untuk para penghuninya, jejak kaki yang ditinggalkan akan terhapus dengan segera. Begitulah, baginya tak ada yang menarik untuk disimpan dari dunia luar. Gurun pasir tandus itu terlalu mencintai dirinya. Dan itu, bukanlah sesuatu yang bagus, bahkan tidak indah sama sekali. Jika tiba-tiba ada sesuatu yang indah terlihat di gurun tersebut, mungkin itu penglihatan orang mabuk atau orang setengah sadar setengah pingsan, kemudian keindahan itu dinamakan "fatamorgana"