Tampilkan postingan dengan label kartun. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kartun. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 26 November 2016

MOANA (2016)





Penggemar kartun yang pakai nyanyi-nyanyi memang masih sulit move on dari FROZEN, tapi maaf, saya bukan penggemar FROZEN. Saya juga kurang suka dengan lagu Let It Go, walau karakter-karakternya berdandan dengan pakaian yang serba berkilau. Tapi hari ini saya menonton MOANA dan berani mengatakan kalau MOANA ini jauh lebih bagus daripada FROZEN.
Moana, seorang gadis dengan naluri berpetualang tapi selalu dilarang berlayar ke lautan oleh ayahnya sang kepala suku di pulau tempat dia hidup. Tapi hati Moana merasa perlu ada yang diperbaiki, para nelayan di pulaunya sudah jarang mendapat ikan, hasil bumi banyak yang rusak. Ada yang salah, Moana percaya takdirnya untuk memperbaikinya. Dongeng yang diceritakan neneknya terbukti. Dia bertemu dengan Maui, manusia setengah dewa yang telah mencuri jantung Te Fiti (dewi yang menjaga keseimbangan alam) dan tentu saja tak mudah meyakinkan Maui agar mau menemani Moana untuk mengembalikan jantung Te Fiti.
Tak ada gaun-gaun mengkilap di sini, tapi lagu-lagu yang terselip di film ini sangat bagus, ini yang tidak saya dapatkan di FROZEN dimana saya merasa kalau lagu-lagunya hanyalah dialog yang dibikin lagu, sedangkan di MOANA ini, seperti lagu yang jadi dialog. Dan saya rasa penggemar LILO AND STITCH bisa sedikit bernostalgia karena cerita MOANA dekat dengan pantai dan Hawai (inspirasi cerita ini dari bangsa Polinesia yang hidup di pulau-pulau yang tersebar di Samudera Pasifik, Hawai salah satunya)

Bonus, lagu favoritku di film ini, bikin terharu dan heroik banget. Aueeee, Aueeeee...

Sabtu, 20 Februari 2016

Film Terbaik Bulan Ini* : ZOOTOPIA



Silakan tontonlah dulu trailernya. Pusat perhatian di video tersebut adalah seekor kungkang yang memang dikenal lambat. Tapi di Zootopia dia bekerja di kantor pemerintah, tempat mengurus surat-surat kependudukan, pergerakannya berkebalikan dengan namanya, Flash. Lucu secara gambar maupun realitas kita, bukankah pengurusan surat-surat memang selalu lama. Hahaha...

Yah, inilah Zootopia, hewan telah berevolusi, beradab, hewan pemangsa dan yang dimangsa hidup berdampingan. Judy Hopps, seekor kelinci yang bercita-cita membuat dunia lebih baik dengan menjadi polisi. Tapi pantaskah seekor kelinci yang lucu menjadi polisi yang selama ini diisi oleh hewan buas dan besar seperti badak dan gajah.

Judy berhasil membuktikannya lewat prestasi. Di saat dirinya baru bertugas beberapa hari, wabah misterius menimpa kota tersebut. Beberapa hewan buas yang menghilang ditemukan di sebuah laboratorium. Hewan-hewan tersebut berubah liar secara misterius. Ditemani seorang rubah yang usil dan licik : Nick Wilde, Judy mempertaruhkan pekerjaannya untuk menelusuri kejadian di balik wabah tersebut.




Persahabatan Nick dan Judy diuji di sini. Kenyataan bahwa Nick adalah binatang pemangsa merupakan kekhawatiran terbesar bagi Nick sendiri. Dia takut, dia akan berubah serupa seperti hewan-hewan di laboratorium tersebut. Dia takut akan memakan sahabatnya sendiri, si kelinci kecil, Judy Hopps.

Kebanyakan penikmat film boleh merayakan setelah menonton berbagai film yang tayang bulan ini, terutama Deadpool, dan seterusnya. Tetapi saya, setelah menonton ini, tak sabar untuk mengirim pesan kepada seorang teman di sebrang pulau bahwa ini film terbaik yang saya tonton di bulan yang penuh cinta ini. Zootopia akan membuat Anda bahagia, jika Anda penyuka animasi seperti saya.

Scene favorit : ketika Judy Hopps naik kereta, pemandangan Zootopia yang bagus dilengkapi iringan lagu Try Everythingnya Shakira, musim hanya dibatasi oleh dinding... wow!


*Menurut saya loh yaaa iniiii...

Sabtu, 26 Desember 2015

Hyaku-Go-Juuichi (One-Hundred-Fifty-One) -Ending Theme Pokemon

Gara-gara nemu video animasi 3D Pikachu, jadi nostalgila deh.

Waktu kecil, ada dua serial animasi monster-monsteran yang digandrungi, Digimon dan Pokemon. Digimon, lebih canggih, futuristik, istilahnya saja kan Digital Monster (yang disingkat DigiMon). Selain itu, para monster-monster ini bisa berinteraksi dengan berbicara dengan majikannya. Yah, kalau soal keseruan, Digimon menang kemana-mana. Tapi, theme song Pokemon yang sayaaa suka banget. Hanya ada akan satu nada pesan masuk yang mungkin tak akan kuganti, yaitu nada-midi ketika para personel Power Ranger dapat panggilan dari markas. Sedangkan lagu nada panggil, ada beberapa, salah satunya ini. Walau gak terlalu ngeh sama cerita serialnya, tapi semua tahu kalau Pikachu itu imut, apalagi kalau sudah bersuara ''pikaaa pikaaaa... pikaaaa chuuuuu....''. Sedangkan karakter-karakternya lebih suka antagonisnya, Team Rocket (James-Jessie-Meowth).

Selasa, 22 September 2015

Djakarta-00

Sebuah animasi karya Galang E. Larope, Pemenang XXI Short Film 2015, kwerreeeeeen...

Minggu, 21 Juni 2015

The Secret Life of Pets Trailer

Hmmm, ada semuami, hewan piaraan yang jablay, selalu kelaparan, penampilan yang menipu, tukang hayal...

Selasa, 31 Maret 2015

HOME (2015)



Gadis kecil bernama Tip, tinggal sebatang kara di kotanya. Dia hanya ditemani oleh Pig, kucing piaraannya. Semua orang --termasuk ibunya-- sudah dibawa, entah kemana oleh alien-alien Boov yang tiba-tiba mengosongkan kotanya agar bisa ditinggali dengan aman oleh mereka. Dua hal menarik tentang mereka; mereka berhidung, posisinya seperti telinga pada manusia dan warna mereka berubah sesuai dengan emosi yang mereka rasakan.

Sampai suatu ketika dia bertemu dengan salah satu alien spesies Boov yang dikejar-kejar oleh sukunya karena telah membuat kesalahan fatal. Dan beberapa banyak kesalahan-kesalahan sebelumnya, begitulah dia mendapatkan namanya : Oh, mereka memanggilnya demikian.

Sementara dalam pelarian, Oh berjanji untuk menemani Tip menemukan Ibunya. Petualangan mereka pun dimulai, termasuk sensasi naik roller coaster ketika mereka berkejar-kejaran pada Menara Effiel yang sudah terbalik.

Ceritanya ringan, tidak terlalu menguras emosi karena begitu banyak hal-hal lucu disuguhkan dalam animasi untuk anak-anak yang satu ini. Bukan berarti film ini kurang secara pendalaman kisah karena sebenarnya kita diajak mengikuti ikatan persahabatan yang pelan-pelan muncul antara Tip dan Oh. Komedi, drama dan petualangan tidak dilebih-lebihkan, semua pas pada porsinya. Demikian pula kita digiring untuk memahami kehilangan, bagaimana rasanya hal-hal yang dicintai terenggut dari kita, sehingga sesakit apapun itu jangan sampai kita melakukan hal yang sama kepada orang lain.

Bagian favorit : Ketika Bangsa Boov ini berlarian untuk menyelamatkan diri masing-masing, Captain Smek yang merupakan pemimpin mereka yang otoriter berteriak “Ruuuuun for my liiiiiife!”

Sabtu, 28 Maret 2015

Shiori Tomita - Dame Dame Da

Saya bukan penggemar berat Naruto, tokohnya terlalu banyak. Yah maklum, ceritanya kan tentang perguruan gitu, heheh. Tapi saya suka bahkan mengoleksi beberapa opening dan ending themenya. Serial Naruto telah membuka kesempatan kepada musisi muda Jepang agar tetap didengar di kancah musik internasional, Dame Dame Da ini salah satunya, lagu ini pas banget untuk gambarin reationship antara Naruto dan Sasuke sahabatnya yang kemudian hari justru jadi lawannya, suka-benci, satunya pecicilan satunya cool. Suka sekali hubungan seperti ini, seperti halnya hubungan John Lennon dan Paul McCartney.

Jumat, 12 Desember 2014

Le Petit Prince (2015) Trailer



Saya lahir dan tumbuh di kampung, saya tidak banyak tahu tentang banyak teknologi atau buku-buku bagus. Sampai suatu ketika, kira-kira 10 tahun lalu beberapa teman sosmed saya memajang gambar karakter kartun (kupikir kartun saat itu). Saya menanyakan, kata mereka Pangeran Kecil merupakan salah satu buku cerita anak-anak terbaik sepanjang masa. Saya belum pernah membacanya, bukunya langka. Saya hanya bisa buka internet untuk mendapatkan sedikit informasi. Dan kemarin seorang teman memposting tentang trailer film ini. Sepertinya animasinya bagus, layak untuk dinantikan, masuk daftar resolusiku untuk tahun depan. Lagu Keane yang mengiring trailernya (dinyanyikan oleh Lily Allen) bahkan bikin saya pengen nangis. Semoga tayang di bioskop Indonesia, amin! Trus kayaknya dubbingnya diganti jadi Bahasa Inggris, padahal versi Bahasa Prancisnya lebih keren, yassudahlah. Berikut trailernya... Hati-hati mengalir air mata :')





Sepertinya jadi pengarang cerita untuk anak-anak memang susah, tiba-tiba pengen jadi juri lomba cerita yang ditulis oleh anak-anak... Suatu hari mereka ingin memadamkan bulan karena ketakutan melihat purnama pertama kalinya di tengah langit yang gelap, kemudian dia meminta orang dewasa untuk meniupnya agar padam layaknya seperti lilin. Suatu hari matanya berbinar melihat gulali besar melayang di langit, suatu hari dia menyangka bayi lahir dari mulut karena terheran melihat perempuan hamil sering muntah. Suatu malam dia mengarahkan nyala senternya ke angkasa, berharap ada seorang mendapat pesan tersebut.

Rabu, 01 Oktober 2014

COSPLAY MASHA

Ada yang bikin ini, huwwaaah... Jadi mikirin, siapa yah yang pantas dubber Masha kalau dialihbahasakan ke Bahasa Indonesia, kok malah kepikiran Nycta Gina. Jeng Kellin ma Masha sama-sama mejengkelkan.


Selasa, 30 September 2014

Nadifa

Ponakan paling kecil, umur sudah 6 bulan. Dari lahir sampe sekarang punya tanda lahir di dahi, tepat di antara kedua alisnya, jangan-jangan dia pengendali udaraaaaaa ha... haaa...



Senin, 11 Agustus 2014

PENGAKUAN MASHANDA

Setelah membuat beberapa video, kali ini saya membuat pengakuan tertulis.

Tidak perlu menjadi orang dewasa untuk memahani anak-anak, orang dewasa hanya peduli pada lucu atau tidaknya anak itu. Hanya anak-anak yang mengerti anak-anak. Saya sering bertengkar dengan anak-anak yang saya temui karena saya menganggap pendapat mereka pentingg, bukan seperti orang dewasa yang selalu bilang kalau “ah, sudahlah, dia kan hanya anak kecil!”

Bahkan dari penglihatanku, orang dewasa yang dipandang pendapatnya itu, kalau bukan sekolahnya tinggi, ataukah kaya, ataukah punya jabatan, tapi kebanyakan orang dewasa baru dimintai pendapatnya jika sudah menikah. Ini sangat tidak adil terutama bagi anak-anak.

Oprah Winfrey belum pernah menikah tapi dia sudah berbuat banyak kebaikan. Kebaikanlah yang membuatnya didengar, kebaikanlah yang membuatnya punya banyak keluarga, bukan dari hubungan darah ataupun perkawinan. Apa-apaan ini, saya malah menjadi anak yang antifamily. Meski demikian, saya selalu menangis jika menonton, atau mendengar kisah keluarga yang mengharukan, karena kata orang itu sudahduah naluri pemberian tuhan, jadi begitulah, saya melawan naluri pemberian tuhan (???)

Tulisan macam apa ini, tidak menginspirasi, hanya tumpahan keegoisan semata.



*Mashanda, tanpa huruf R. Masha? Masha yang ditemani beruang itu? Bisa jadi….



Jumat, 11 April 2014

MIRIP BAPAK




I don't consider myself different to anyone else with AlDS. I'm not guilty. I'm not innocent. I'm just trying to survive.

Itu perkataan Ms. Benedict, sambil memandang dengan penuh iba kepada penderita AIDS , Andrew Backett di ruang sidang. Andrew adalah seorang pengacara yang menuntut firma tempatnya bekerja, firma terbaik di Kota Philadelphia. Dia dipecat karena dianggap teledor menghilangkan sebuah berkas penting dan dia sangat sadar bahwa dia disabotasi. Pada akhirnya, keputusanjuri memenangkan Andrew Backett karena ini bentuk diskriminasi terhadap penderita AIDS.

Andrew Backett diperankan dengan sangat cemerlang oleh Tom Hanks, pengacara yang paling diandalkan di kantornya. Tom Hanks berperan sebagai seorang gay di sini, berpasangan dengan Antonio Banderas. Tom Hanks harus menurunkan berat badannya demi tuntutan perannya, jadi sedih ngelihatnya, apalagi Tom Hanks  ditampakkan semula sehat, perlahan-lahan sekarat. Saya suka dengan keluarga dan teman-temannya, yang  mereka pikirkan bagaimana agar mereka melepas Andrew dengan kesedihan yang tak berlebihan.


Joe Miller (Denzel Washington) yang semula merupakan ‘rival’nya pada mulanya menolak, tapi kemudian dia merasa tertantang pada kasus yang ditawarkan Andrew. Karena film PHILADELPHIA (1993) ini sedih, karaker Joe Miller datang sebagai karakter yang lucu mengisi kemuraman cerita. Dan, Antonio Banderas (Miguel)  masih sangat muda, penonton perempuan pasti sangat terhibur dengan kemunculannya. Andrew-Miguel, cute couple! :)



Dulu, saya suka menonton film walau saya tak memperdulikan siapa yang main, siapa sutradaranya dsbginya. Suatu malam, jauh sebelum saya mengenal Tom Hanks, saya pernah menonton satu babak film The Terminal di sebuah chanel televisi. Saya melewatkan opening film dan bagian end creditnya, jadi saya tak tahu kalau orang tersebut bernama Tom Hanks. Saya, seorang yang baru saja kehilangan Bapak kandung, dengan serta merta dalam hati mentitahkan, orang ini mirip Bapak, mungkin hanya emosi saya, atau saya berlebihan, tak saya pedulikan lagi.


Saya mengenal Tom Hanks ketika Toy Story (3) dirilis. “Hey, film kartun tentang mainan ini dibuat sequelnya lagi!”, kebetulan beberapa kali menontonnya, ceritanya unik, saya pikir, mungkin (di pikiran anak kecil) mainan itu berjalan, itulah sebabnya mainan sering hilang. Saya menonton seri pertama dan kedunya, juga masih dari televisi, saya belum pernah ke bioskop waktu itu. Saya bersemangat, selain karena saya memang penyuka animasi. Saya mencari infonya di internet dan takjub, Woody si koboy ternyata diisi oleh orang yang bernama Tom Hanks ini, yang juga pemeran utama di The Terminal. Saya bahkan mencari di internet, orang lain yang ingin punya Bapak seperti Tom Hanks, saya menemukan Joko Anwar :)



Suatu kali saya pernah memperlihatkan foto Tom Hanks kepada kakak-kakak saya, seorang di antara mereka nyeletuk bahwa hanya rambutnya yang mirip, bergelombang. Tapi sudahlah, itu pendapat orang lain, sama halnya ketika mereka menertawakan saya ketika saya mengatakan bahwa saya mirip dengan Gita Gutawa walau hanya gingsulnya saja. Yah, saya berlebihan, tapi saya bisa senang dengan itu jadi persetan dengan cibiran orang lain. Seperti ketika seorang sopir pete-pete tua bercakap-cakap dengan saya dengan sapaan ‘Nak’. Jika kau kehilangan sesuatu, kau menemukannya dimana-mana.

Sabtu, 28 Desember 2013

ADVENTURE TIME

Kalau pakek kerudung putih ma baju biru serasa jadi FINN, dan kuning yang keren sekarang bukan lagi SpongeBob, tapi anjing yang bernama JAKE. Kemudian katakan "Hey Buddy!"




Kamis, 05 Desember 2013

The Boxtrolls (2014) : Insane Stop-Motion



Inilah resolusi picisan saya, tahun depan nonton The Boxtrolls. Tiba-tiba semangat meledak setelah menonton trailernya, takjub! The Penguins of Madagascar rilisnya 2015, Finding Dory setahun kemudian (2016), masih laaaaamaaaaaa...

Iseng-iseng nyari film yang menghiassi tahun 2014, dapat trailer ini. Dari warnanya yang kelam kelihatan animasi ini sepertinya bukan untuk anak-anakm seperti warna yang terdapat di Mary and Max atau seperti yang ditampilkan Corpse Bride khas Tim Burton. Tapi sepertinya saya salah, ceritanya ala anak-anak sekali, ada box-box kosong yang tiba-tiba punya tangan, kepala serta kepala dilengkapi dengan wajah dan telinga menemani seorang anak. Pertama kali lihat kiranya benar-benar animasi, dalam artian gambar manusia atau peralatan digital. Saya mencoba nonton trailernya berkali-kali (sampai download malah), dan coba browsing. Tadinya saya pikir, clay yang dibikin pada awal-awal trailer untuk souvenir dari film ini nanti, saya salah duga!

Setelah ngegoogling, ternyata film ini benar-benar stop-motion, stop motion? Dengan detail gerakan seperti itu? GILA! Stop-motion bisa sekereeen ini???


Minggu, 17 November 2013

JACK JOHNSON - I Got You

Kurang lebih 25 tahun, tiap hari, tiap pagi, ke sekolah, ke tempat kerja harus makek sepatu. Tapi sudah dua tahun ini saya sudah jarang mengenakan sepatu, bosan makai sepatu. Seorang Jack Johnson, si barefoot ini, hanya membuat dua pilihan untuk kedua kakinya, sandal jepit atau telanjang kaki, bahkan saat konser atau diundang ke acara televisi untuk tampil. Duh, dia kalau mau kuliah mungkin harus menghindari dosen yang mewajibkan makek sepatu, ahahaha.

Baiklah, saya berhenti bahas penampilannya, dia sudah keren!





SAMBUNGAN... Postingan kali ini diedit yah. Tanggal 18 November 2013, 03:05 dini hari, dan semenit yang lalu baru nyadar kalau Jack Johnson ini salah satu pengisi soundtrack Film IM NOT THERE, pantesan kayak de javu dengar suaranya. *tepokjidat* :)

Tambahan lagi. Jika pernah menonton Film Curious George (2006) dan terpana dengan lagu-lagu pada sepanjang film ini, yeap dialah Jack Johnson, klop banget dan kereeen...

Minggu, 04 Agustus 2013

Leaves From The Vine

Iroh muda sebenarnya adalah calon kuat untuk menjadi raja api, tapi setelah meninggalnya Lu Ten, dia merasa semuanya tak ada artinya lagi. Jadilah kedudukan raja diberikan kepada adiknya, Ozai. Di episode  The Tales of Ba Sing Se, Paman Iroh mengucapkan selamat ulang tahun buat mendiang putranya. Sangat sedih ketika melihat Paman Iroh yang selalu bijak dan tersenyum tersebut menyanyi, berlinang air mata mengenang Lu Ten sang putra yang meninggal di medan perang.
Leaves from the vine
Falling so slow
Like fragile, tiny shells
Drifting in the foam
Little soldier boy
Come marching home
Brave soldier boy
Comes marching home



nb : scene ini didedikasikan khusus buat mendiang Mako Iwamatsu yang menjadi pengisi suara Iroh.

Senin, 10 Juni 2013

Now and Then by Los Escarabajos (The Beatles Tribute Band)

Now and Then adalah lagu demo mendiang John Lennon yang ditawarkan Yoko Ono kepada tiga Beatles yang tersisa selain Free as A Bird dan Real Love. Namun, hasil permak lagu ini tidak dipublikasi, padahal keren. Hiks! Los Escarabajos (The Beatles Tribute Band) yang berasal dari Sevilla, Spanyol (watssss, espanas lagi?), mencoba menyanyikannya. Video klipnya dibikin oleh Alvarortega, seorang animator yang menggemari Beatles juga. Wonderfull work!



Los Escarabajos great tribute Beatles band ever, coba lihat video mereka, duplikasi konser rooftop Beatles yang fenomenal itu. Mendengar mereka, serasa mendengar The Beatles dengan kualitas rekaman lebih jernih. Lagu Where Have You Been (All My Life) dibawakan oleh The Beatles di cavern club sehingga samar di telinga, ketika mereka berempat masih jadi musisi jalanan dan belum populer. Los Escarabos kembali menyanyikannya. Berikut videonya...



Selain itu, Alvarortega juga bekerjasama dengan Stevie Riks, seorang pria asal Inggris yang juga menyukai The Beatles dan jajarannya (maksudnya musik bikinan tahun 60an, Queen, Bee Gees dan sejenisnya). Stevie Riks banyak memajang karyanya berupa parodi The Beatles, Queen, Bee Gees dan sekitarannya. Hebatnya adalah dialah John, dia Paul, dia juga George, sekaligus jadi Ringo. Di bawah adalah salah satu episode The Beatoons, proyek mereka berdua.







Untuk mereka bertiga, thanks to make The Beatles comeback together, great job!

Jumat, 01 Februari 2013

Alouette Song by Nibbles

Alouette, gentille alouette,
Alouette, je te plumerai.
Je te plumerai la tête. Je te plumerai la tête.
Alouette! Alouette!

Minggu, 12 Agustus 2012

pindahan

Seorang teman pernah meminta tolong karena akunnya di hack oleh seseorang. Saya sebenarnya tak bisa banyak membantu maka saya hanya bisa merekomendasikan seorang teman yang lain, yang lebih ahli tentunya. Walau teman saya telah berusaha meraih kembali akun teman saya tersebut, ternyata tetap tak bisa diselamatkan. Entahlah, siapa yang usil atau (bisa saja) iri kepada beliau. Yang kutahu teman yang telah di hack akunnya tersebut adalah penulis yang lumayan produktif. Saya pun turut bersedih, banyak catatan-catatannya yang tersimpan dalam akunnya tersebut. Bagi penulis, tulisan-tulisan itu selayaknya anak-anak yang telah dia lahirkan, kira-kira begitulah rasanya. Karena dia menghubungi saya dari akun yang baru dibikinnya, maka yang bisa kulakukan hanya menghiburnya. Saya mengatakan padanya kalau dia tak boleh putus asa, musibah ini seharusnya jadi cambuk baginya untuk berkarya lebih baik lagi. Sama halnya ketika MULTIPLY mengumumkan akan tutup sebagai social-network mulai 1 Desember nanti. Ada percahan diriku yang tertinggal di sana. Ada celotehan-celotehan, bercandaan di kotak komen, saling teriak di guestbook. Tapi ya sudahlah, dari pihak MULTIPLY ingin mengubahnya jadi pasar, jadi yah hak mereka. Saya hanya berusaha menyelamatkan beberapa tulisan. Mohon maaf, saya malas mengeditnya! Berikut beberapa tulisan yang saya pindahkan dari sana... 





130903

Kau… adalah lelaki pertama yang menyentuhku.
            Ingatkah kau? Tentang acara bangun dini hari kita. Menggelitik pipiku dengan kumis tipismu yang setiap jum’at kau bersihkan. Aku terbangun akibat gelinya. Bersama, kita melawan dinginnya suasana. Mempersiapkan diri menghadap Yang Maha Kuasa.
Ingatkah kau? Dengan memendam kantukku kau memaksa mataku terbuka lebar melihat bintang-bintang yang sengaja begadang sampai dini hari demi untuk menyaksikan keromantisan kita berdua yang bergandengan mesra menuju rumah-Nya. “Lihat! Bintang saja berkerlap-kerlip malu memandang kita…” senyummu.
            Ingatkah kau? Saat semua orang memaksaku memerankan lakon seperti yang mereka inginkan : “Aku ingin melihat kau seperti orang lain!”. Kata-kata itu memborong habis telingaku. Saat orang-orang terdekatku tak bisa memilikiku dengan keGUEanku ada seseorang yang memproklamirkan kemaklumannya terhadap diriku. Itu kau…
            Ingatkah kau? Cara merayumu itu! Begadang kadang membuatmu lapar. Sesekali (bahkan sering kali) memaksamu menggombalku. Kau melingkarkan kedua tanganmu di leherku dan memohon : “Aku rindu kopi manismu!” atau “Nasi habis!”, lalu kau menyodorkan mie instan… Heh! Dasar!
            Ingatkah kau? Saat kita berboncengan menuju malam dan kau bernasehat : “Jangan pernah mau dibonceng sembarang lelaki!”.
Tapi tidak bagi kau kan? Karena kau adalah lelaki sahabatku.
13 September 2003
        Entah, hari ini tanganku ringan memilih warna hitam sebagai atasan dan bawahanku. Aku tidak percaya pada firasat. Bukankah kau yang mengajarkan itu, wahai lelaki? Aku menungguimu di sini. Berharap kau bisa beristirahat dengan tenagamu yang tersisa.
        Aku kini setengah mati mengemis padamu… Istirahatlah! Istirahatlah dengan penjajahan jarum infus di tanganmu! Istirahatlah dengan masker tabung gas yang menopengimu! Istirahatlah dengan nyanyian suara tape dan bising ‘kotak ajaib’ para coass di ruang ICU ini. Istirahatlah! Kumohon….!
        Seandainya ada yang bisa meredam sakitmu selain tidur, maka kami akan mengusahakannya. Hatiku teriris melihat matamu yang bertempur melawan sakit. Perih… nyeri… seandainya bisa, bagilah rasa sakit itu kepadaku! Lelaki sahabatku, maaf! Aku tak bisa berbuat apa-apa selain mengemis agar kau beristirahat!


Ba’da Dhuhur
        Tidaaaaakkk…. Kau sudah istirahat, betul-betul istirahat! Aku hanya mengizinkanmu untuk tidur, bukan MATI….


14 September 2003
        Dari sore kemarin sampai sekarang, lihatlah aku. Mataku seakan tak pernah habis-habisnya mempunyai persediaan air mata. Air mataku sudah menjadi mata air, selalu menyeruak keluar untuk tumpah. Mataku tak punya ruang kosong lagi untuk air mata. Mataku telah dipenuhi oleh kesedihan akan istirahatmu! Kau kejam! Saya dari kemarin duduk di sini memandangmu dengan mata bengkak, sedangkan kau selalu membalasnya dengan senyum. Mengapa kali ini kau tidak memaklumiku. Kau kejaaaammm! Saya ingin membencimu, tapi tak bisa. Tak ada stok dendam untukmu di hatiku. Yang ada hanya cinta.
        Saya tak bisa membalas dendamku kecuali hanya dengan membalas senyummu dengan satu kecupan….
        Hah… ternyata aku belum puas. Senyummu itu…. terlalu kejam, terlalu tega! Kupeluk dirimu, mencoba membisikkan sebuah nada sinis “Kau kejam!”
        Kupejamkan mataku, merasakan terakhir kalinya bersentuhan denganmu. Izinkan aku menunggu kebahagiaan dari pelukan ini! Izinkan aku bahagia sejenak agar aku kuat menghadapi kengerian hidup tanpamu…
        Sial! Tak terbit jua kebahagiaan itu, yang ada tetaplah air mata!
Dan kau… kau masih tersenyum… Kau kejaaaammmm!

16 September 2003
        Dengan peci hitammu, mengenakan baju koko hijau hadiah dari seorang anak laki-lakimu, dan tentu saja, masih dengan senyummu itu….
        Oh… ternyata kau datang menjawab gerutu : “kau kejam!”-ku kemarin.
        Senyummu menjelaskan suatu kebahagiaan, bahwa setelah orang mati akibat sakit maka ada kenikmatan. Seperti halnya ibu yang baru saja melahirkan, tersenyum bahagia saat mendengar bayinya pertama kali menangis. Sakit dan nikmat ternyata hanya berbeda sepersekian detik saja. Tak ada kata-kata, karena senyummu sudah mengungkapkan semuanya…
        Senyummu buyar, wajahmu hilang, bayang-bayangmu samar… ternyata hanya mimpi…
Terima kasih lelaki sahabatku atas semua jawaban dan pengakuan yang kau lakukan. Terima kasih atas kedatanganmu menjawab bisikanku tempo hari…
Terima kasih Bapak!
Lelaki sahabatku selalu tersenyum kepadaku lewat matanya : “berbuat baiklah… dan lupakan!”
Lelaki sahabatku, mataku sesak akan air mata saat mengingatmu. Selalu saja begitu…”





KAPAN BUKU KEEMPAT?
Aug 25, '08

Setelah lama ditunggu-tunggu dan menonton episode-episode yang diulang-ulang terus akhirnya GlobalTV menayangkan episode baru AVATAR, Buku Ketiga : FIRE (16 – 18 Agustus 2008). Hal yang mengagetkanku, ternyata Pangeran Zuko selain cucu dari Raja Zousin yang jahat juga merupakan cucu Avatar Roku dari ibunya. Sisi baik dan sisi buruknya terus berperang dalam dirinya, mengantarnya menjadi seorang pelarian di suku pengendali tanah, tentu saja ditemani oleh sang paman. Jadi hal yang wajar jika selama cerita dia malah menganggap dirinya seorang yang abu-abu tak beridentitas.
Avatar Roku dan Raja Zousin sewaktu muda memang bersahabat sekaligus satu perguruan, namun visilah yang membuat mereka berpisah. Setelah mereka tua, walaupun terus bermusuhan, mereka berusaha saling mendekatkan dengan cara mengawinkan anak mereka. Pangeran Ozai (Raja Api : ayah dari Pangeran Zuko) akhirnya beristrikan anak dari Avatar Roku yang mempunyai hati yang berkebalikan dari dirinya. Dari mereka juga lahir Putri Azula, adik dari Zuko. Azula yang mewarisi sifat ayahnya, sedangkan Zuko karena selalu lebih dekat dengan ibunya akhirnya dianggap pengecut karena melanggar sebuah peraturan kerajaan. Selain berakibat luka permanen di wajahnya, Zuko juga disanksi untuk menjauh dari Kerajaan Api sekaligus menangkap Avatar Aang.
Saya juga kini tahu mengapa Iroh (Paman Zuko) juga mendukung keponakannya untuk tidak terlalu terobsesi memburu Avatar Aang, karena dia satu-satunya yang tahu kalau Zuko ditakdirkan untuk membantu Aang, sang musuh.
Dan inilah yang paling mengejutkanku….:
ZUKO yang selama ini jadi musuh  AANG  akan jadi guru pengendali apinya….
WOOOO…. Nggak nyangka…..!!!!
Memang Azula lebih hebat dari Zuko, tapi Zuko sudah mempelajari mengendalikan kilat diajari oleh Iroh. Selain itu, di episode baru Saka si pria boomerang, dikarenakan harus menyamar dan berbaur menjadi suku pengendali api mengantarkannya bertumbuh menjadi si ahli pedang. Aang juga jadi banyak tahu tentang negara api karena dia tak tahu pakaian pengendali api yang dikenakannya adalah pakaian sekolah calon pengendali api. Di terlantar di sekolah itu. Hahahahah!
Penyamaran juga mengantarkan Katara bertemu Nenek Hama yang ternyata sedang menyamar juga. Dia sesungguhnya sewaktu muda adalah seorang tahanan perang, asli suku air. Hanya dialah yang berhasil meloloskan diri dari penjara dengan ilmu baru ciptaannya : mengendalikan darah (darah : berelemen air).  Dia berhasil lolos karena sanggup menaklukkan penjaga penjara dengan mengendalikan darahnya hingga tak berkutik lagi. Katara mewarisi ilmunya, namun sayang hanya bisa digunakan pada saat bulan purnama saja.  Toph, si buta juga kini bisa mengendalikan metal dan tanah luar angkasa yang digunakan negara api sebagai senjata untuk memerangi suku lain.
Tidak sabaran mau lihat kelanjutannya…  yah… wajar saja lama baru di putar episode barunya. Selain karena alasan komersil (harga) juga karena di NICKtv AVATAR diputarnya sekali seminggu, sedangkan di Indonesia tiap hari, jadi harus nunggu lama kalau mau lihat episode yang barunya…
Kemarin coba browsing… dapat beberapa gambar aneh-anehnya Avatar, salah satunya yang ini… :
 
 Saya dapat dari salah satu web diskusi sesama penyuka Avatar. Mereka membayangkan jika Katara di kemudian hari ‘jadi’ dengan AANG atau ZUKO. Hi…. !





CANGKANGKU SAYANG
Jul 26, '08

    Siput mengejekku, "tak pernah ada penelitian bahkan dongeng sekalipun Badak memakai cangkang..." Ya, tapi inilah yang terjadi. Si Badak gila ini punya cangkang, spesies baru. Saya balik mengejeknya "kok Siput tak pakai cangkang, nanti lu dipecat jadi Siput baru tauk rasa lo..." Siput hanya senyum-senyum saja.

    Memang dia malas mencari rumahnya karena dia tak suka memakai cangkang. Ceritanya Siput lagi bermetamorfosis menjadi seorang wanita yang feminin, menjadi ROKER sejati (roker : pemakai rok). Dia beranggapan yang memakai cangkang terkesan sportif dan tomboy. Ah... gak juga (dik!). Sudah banyak kok tawaran-tawaran model cangkang yang feminin. Tuan Putri di rumahku saja tertarik mau membeli sebuah cangkang padahal dia 'feminin' sekali. Barang-barang yang dibawanya dengan tangannya membuat pundaknya sakit. Dan itulah salah satu penyebabnya saya memutuskan untuk bercangkang, tidak membuat tangan, lengan, pundak sakit sebelah.

    Tawaran untuk memakai cangkang sebenarnya datang sejak SD dulu. Kepsekku, Pung Uleng yang menyarankannya. Saya suka bawa buku banyak (baik untuk betul-betul dipelajari maupun hanya untuk sok belaka). Jadi, guruku yang paling baik di dunia itu menawariku untuk memakai cangkang. Dia memperlihatkan sebuah literatur yang memaparkan bahwa cangkang lebih sehat daripada tas-tas model lainnya, terutama untuk kesehatan punggung. Mulai sejak itu saya mencintai cangkangku. Walau sudah beberapa kali berganti cangkang, adaptasi terhadap setiap cangkang baruku tak membuatku untuk segera bosan dan meninggalkannya. Untuk pertama kalinya, cangkangku yang sekarang adalah pilihanku, sesuai dengan warna favoritku, hitam.

    'Cangkang...', sebenarnya itu teriakan dari salah seorang teman sefakultasku, Rieske jika memanggil saya. Katanya kalau tidak pakai cangkang maka saya akan dipanggil 'Celengan'. Saya akan selalu melekatkan cangkangku pada diriku karena kalau tidak... Gara-gara cangkang juga, Basman (Betmen, begitu kami sering memanggilnya) menyapaku dengan panggilan : "Oe... Kura-Kura Ninja!"

    Cangkang, dia mengingatkanku pada teman-teman SMA sesama pemakai cangkang dengan celotehan : "Mau ke Padepokan mana Kisanak?", seakan-akan kami adalah tokoh serial silat jawa semisal Wiro Sableng. Hehehe!
    Cangkangku sayang....

NB : Tulisan ini tidak penting sekali (dik?). Ya, memang karena hanya rindu teman-teman SMA saja. Sudah lama kita tidak berkumpul lagi untuk bernostalgia, saling maccalla satu sama lain.
"Mau ke Padepokan mana Kisanak?", sapaan ini membuat Andi, salah satu teman kami menyukai nama barunya : KENDI. Sok jawa (dik?)





HUJAN DAN LELAKI PENDONGENG
Nov 2, '08



Hujan mengantarkanku pada kenangan bersama seorang teman sedolanan yang paling pertama mengajakku berhujan-hujanan. Dia melebarkan tangannya, menyambutku bergabung dengannya untuk merasakan ketukan-ketukan air hujan yang menyasar ke dirinya.

Ajakkannya saya tolak, betapa sakitnya memikirkan dikenai serangan peluru air yang banyak. Maka dia sendiri yang akan menarikku, memelukku di tengah air yang terus menumpahi… ‘jangan takut, saya melindungimu! Ini hanya butuh pembiasaan!’. Sambil memejamkan mata dia menengadah ke atas, setengah mati bernafas karena ruang kosong telah disesaki air. Dan saat dia merasakan lengan kecilku meregang di pinggangnya, matanya berkata menunduk ke wajahku ‘nah, nggak apa-apa kan?

Seketika… kami menari persembahan kepada langit agar hujan tak mereda. Hujan belum berhenti, namun pesta-hujan dihentikan oleh kemarahan Mak kepada kami, terutama terhadap dia yang telah memprovokasi ‘Adikmu kau ajak juga! Bagaimana kalau kalian sakit!’ tegur Mak sambil menyelimutiku…

Setelahnya kami jarang berpesta-hujan lagi karena menghindari Mak marah. Namun, kami akan bertemu dengan mereka lewat jendela yang belum bisa kugapai. Maka dia akan mendorongkanku sebuah sofa ruang tamu agar wajahku dan wajahnya bisa berdampingan melihat hujan. Kepadaku dia berdongeng, tentang kekacauan yang terjadi di langit. Terjadilah perang yang dipersenjatai cahaya yang bernama kilat dan berbunyi guntur. Maka wanita dan anak-anak yang ada di negeri awan menangis sejadi-jadinya agar pihak yang berperang berdamai. Akan ada cahaya SELAMAT DATANG warna-warni berpendar dari perayaan kedamaian setelah perang usai. Lingkaran itu dinamai Pelangi…

Naluri kanak-kanakku berimajinasi, menggambar dengan jari telunjukku sebuah wajah gadis kecil kumiripkan dengan diriku di jendela yang dilapisi titik-titik air, kunamai ‘lukisan air’, dan kutoleh dirinya sedang menulis namanya diekori nama Bapak terkasih… Dia menyadari mataku mengarah kepadanya. Dia menghentikannya karena dia selalu malu memperlihatkan tulisannya kepada orang lain. Dia mengalihkan suasana dengan menunjuk ke gambarku. ‘Ada yang kurang’ katanya, kemudian dia membentuk dua buah tanduk mengarah ke bawah di antara bibir sang gadis. ‘Kamu kan bergigi gingsul! Nanti kamu jadi drakulaaaaa…!’ dia selalu mendongeng anak kecil yang bergingsul akan jadi drakula dewasanya. Dia tersenyum menang menampakkan lesung pipinya, berhasil mengelabuiku agar dia tak tenggelam dalam rasa malu karena tulisannya. Kugebuki dia, tapi dia tetap menertawaiku…

Kau, punya lesung pipi. Kau akan jadi rembulan karena punya banyak bekas luka jatuh di wajahmu. Bulan kan jelek seperti mukamu…’ balasku… Kami akan terus bertengkar sampai suara Mak meleraikan kami dari arah dapur. =)





ZUTARA
 Oct 21, '08

  
Agak kecewa tau kalau Katara jadian ma Aang, banyak fans yang lebih suka jika Katara dengan Zuko saja. Tapi bingung mau jadi apa nanti? Satu pengendali air satunya pengendali api. Mungkin hal itu semacam kejutan, seperti surprisenya bahwa buyut Zuko dari garis keturunan ibunya adalah Avatar Roku yang merupakan sahabat lama sekaligus musuh Kakeknya dari Ayahnya. Bisa-bisa saja ZUTARA benar-benar terjadi tapi yah penggemar Avatar bayangkan sendiri-sendirilah…. Hehehe!

Saya mengkhayalkan…, saat dunia telah damai tak ada perang lagi, Zuko menyatakan perasaannya dan berjanji menikahi Katara. Pernyataan cinta Zuko membuat Katara sadar bahwa perasaannya kepada Aang hanya sebatas sebagai kakak saja. Zuko pun punya rencana untuk keluar dari lingkup kerajaan. Tahta dia serahkan kepada Aang yang memang dia rasakan pantas untuk memimpin kerajaan api. Zuko punya ide untuk membuat usaha kedai teh bersama Katara, tentu saja disertai sang ahlinya Iroh sang Paman tercinta. Zuko punya kekuatan api untuk membuat air hangat, ada si pengendali air dan si pemilih teh… Lengkap sudah! Sesekali Aang bertandang ke sana...

Trus… Aang ma sapa dong? Sama Toph ajah! Hehehehe!






BEPPA KURASSARA*
Aug 28, '11


Jika sudah kepepet menjelang lebaran kayak gini, kue sederhana ini bisa jadi alternatif solusi. Performancenya mirip Kue Kurma, kue kering yang dioven khas bugis. Kalau Kue Kurma, adonan (polos) yang sudah masak dicemplungkan ke dalam gula pasir yang sudah dipanaskan dan setelah itu diberi kacang yang digiling kasar (bisa diganti wijen) sebagai hiasan luar.
Nah, kalau kue yang satu ini (entah apa nama resminya, saya tak tahu juga asal-usulnya), kita cukup membeli biskuit susu yang berbentuk bulat, kemudian dibelah menjadi dua bagian yang sama. Seperti Kue Kurma, biskuit ini kemudian dicemplungkan ke dalam gula pasir yang sudah dipanaskan (warna sudah menjadi merah tua). Kemudian angkat ke wadah yang sudah ditaburi kacang yang digiling kasar, lalu balik agar bagian atas juga tertempeli kacang...
Dana yang dikeluarkan jauh lebih murah dibandingkan Kue Kurma, biskuit yang biasa kami pakai di rumah itu biskuit merk PIRAMIDA buatan Makassar, harganya 2500 per bungkus. Satu bungkus bisa jadi satu toples sedang.
Sekian, moga bermanfaat. Salam KUTTU! =P

*"Kue Malas-malasan", saya menamainya demikian.





MUSIM WOTA TELAH KEMBALI
Jun 6, '12




Setelah akhir-akhir ini Indonesia penuh akan hal-hal berbau Korea, tiba-tiba beberapa bulan lalu melihat iklan POCARI SWEAT, jinglenya kok Bahasa Jepang yah? Tapi modelnya orang Indonesia, bukan seperti iklan versi Aelke Mariska, yang ini rame kayak girl band. Akhirnya nyari tahu, mereka adalah JKT48 yang merupakan 'sister' dari AKB48.

Akhirnya, kembali mengjepang setelah lama tak mendengar hal-hal berbau Jepang. Si DOKKUN Nishikido Ryo, apa kabarmu sekarang? Hiks...

Saya sangat mengakui ide cerdas Yasushi Akimoto ini, padahal yang dikerjakannya bisa dibilang mencontek apa yang telah dilakukan Johnny Kitagawa yang lebih cenderung mengumpulkan model dengan berbagai macam talent untuk dimanaje lebih matang. Oh yah, AKB sendiri adalah akronim dari AKIHABARA. Yasushi Akimoto memang cerdik memilih sasaran (tempat) pasar karena Akibahara adalah pusat elektronik, budaya populer, anime yang ada di Tokyo.
AKB48 adalah group idola wanita, tapi tak ada halangan kan untuk saya menyukainya? Saya suka lagu-lagunya, mereka yang ceria dan meriah, begitulah mereka disetting. Melihat mereka, kita seperti melihat karakter-karakter komik yang berwujud manusia. Tinggi, imut, identik dengan seifuku yang keseringan 'rok pendek' dengan berbagai macam tatanan rambut. Coba lihat video live mereka yang bertebaran, yang nonton dan berseru-seru pas mereka nyanyi tuh laki-laki dewasa, mungkin penyuka komik, game, anime, penggemar cosplay atau hal-hal yang berbau Jepang sering diistilahkan dengan sebutan WOTA.

Dan yang paling saya suka adalah mereka pede dengan yaeba (gigi taring yang gingsul) mereka. Saya juga gingsul taring, auuuuuuuuuummmm >.<. Kalau beberapa tahun terakhir, abege-abege suka masang kawat gigi entah itu sekedar gaya atau untuk benar-benar keindahan gigi mereka, di Jepang lain lagi. Gigi gingsul justru sesuatu trend, bahkan ada yang sengaja membayar mahal demi untuk menggingsulkan giginya. (menggingsulkan, istilah macam apa ini? hahaha). Tapi AKB48 masih dipercaya kalau mereka tidak terlalu mengandalkan operasi plastik untuk memperbaiki penampilan seperti yang dilakukan banyak girl band Korea. Ada mungkin satu-dua orang tapi gak separah yang terjadi di Korea sana.

Mereka terbilang muda, mungkin paling tua 20anlah, jadi nda usah susah-susah untuk sok cute. Entahlah, saya melihat AKB48 tampil apa adanya, mungkin itu yang mbikin saya tidak antusias menggilai budaya Pop Korea. Oh yah, tiap tahun mereka menambah personil, hasil audisi. Jadi mereka banyak, mungkin ada kira-kira seratusanlah, yang kemudian terbagi ke beberapa unit AKB48 seperti Baby Blossom, French Kiss, Honegami, dan masih banyak lainnya.

Ada bagusnya juga, jadi kalau ada yang nda bisa hadir misalnya lagi sakit parah pan masih ada yang lainnya bisa mengisi. Tapi tiap orang pastilah kecewa kalau oshimen (andalan) mereka gak hadir performance. Oh yah, ternyata mereka tak hanya nyanyi doang, mereka juga punya show sendiri, teater sendiri. Itulah, mengapa banyak wota yang tak suka AKB48 disebut sebagai girl band, karena mereka bukan hanya sekedar band, karena mereka lebih ke IDOL GROUP, nah catet tuh!

Yang paling membedakan mereka dengan group lainnya adalah setelah selesai show, shakehand (jabat tangan) adalah jadwal wajib yang harus dilaksanakan para member AKB48 kepada penggemarnya karena konsep group ini adalah "idola yang dapat anda jumpai setiap hari”, jadi artis dan penggemar tidak ada batas, mereka saling support. So, gak ada yang istilah jaim-jaiman "lu hanya penggemar" karena mereka 'bertumbuh dengan fans'.

Saya sih senang saja, akhirnya ada hal-hal yang berbau Jepang yang bisa dinikmati lagi karena maaf saya tidak terlalu suka dengan Korea. Saya tak suka dramanya yang 'gila' (over) akan romantis, gayanya begitu saja, rambut mereka kurang eksplorasi. Di Jepang kan ada gaya harajuku, rambutnya bisa lebih ngembang gak dibikin luruuuus melulu. Ehehehe, pokoknya komik banget. Arigatou, Mr. Yasushi Akimoto!

Dengar mereka kayak dengar soundtrack animasi Jepang yang sering diputar di tivi cam SAMURAI X, NARUTO, INUYASHA, dkknya. Eheheheh. Kadang gak bisa tidur karena dengar mereka di laptopku, gak jadi ngantuk gara-gara ketularan keceriaan mereka, yah baguslah, bisa buat panen ide. Sudah hampir jam tiga pagi, padahal besok maunya ingin ikut pelatihan singkat, ada teman yang ngajak, lihat nanti deh kalau bisa yah ikut kalau ngantuk yah lebih baik tiduuuuuur! :P


Kostum favorit saya, seifuku lagu HEBI ROTESHON
(atau HEAVY ROTATION)
padu padan jas militer, dan ey lihat roknya
seperti dari kain perca yang disatukan


Minggu, 01 Juli 2012

PUSH THE TEMPO POO POO!

AMON memakai pengendalian darah melawan KORRA dan MAKO

Habis nonton AVATAR KORRA Chapter 12, ternyata ini penutup Book 1, jadi sekarang tungguin Book 2 lagi dengan permasalahan baru.

Saya kemudian berfikir, teringat pengendalian darah yang diciptakan Nenek Hama dalam Serial Kartun AVATAR AANG, mirip yang dilakukan di video musik ini, mereka seperti sedang dalam pengaruh dikendalikan.

Ini salah satu video klip jadul, saya dan kakak saling memanggil kalau video klip ini tiba-tiba tayang di televisi. FATBOY SLIM, salah seorang DJ yang tidak perlu diragukan lagi karya-karyanya, juga video musiknya yang digarap dengan serius.